<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>IM Basoro &#187; Second Life</title>
	<atom:link href="http://www.basoro.com/tag/second-life/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.basoro.com</link>
	<description>GNU/Linux, WordPress and Dentistry</description>
	<lastBuildDate>Mon, 05 Apr 2010 06:29:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Laskar Pelangi, Medicine 2.0 dan Second Life</title>
		<link>http://www.basoro.com/laskar-pelangi-medicine-20-dan-second-life.html</link>
		<comments>http://www.basoro.com/laskar-pelangi-medicine-20-dan-second-life.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 25 Sep 2008 03:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>IM Basoro</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dentistry]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategories]]></category>
		<category><![CDATA[Laskar Pelangi]]></category>
		<category><![CDATA[Medicine 2.0]]></category>
		<category><![CDATA[Second Life]]></category>
		<category><![CDATA[Virtualisasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.basoro.com/2008/09/25/laskar-pelangi-medical-20-dan-second-life/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah 4 hari ini sinyal gprs telkomsel hilang. Berarti tidak ada aktifitas online selama itu. Salah satu aktifitas yang saya lakukan adalah baca-baca ebook yang ada di laptop. Selain tentunya buku-buku cetak yang belum terbaca. Untuk buku cetak pilihan saya jatuh pada buku Laskar Pelangi yang baru saja difilmkan. Sedangkan ebook saya baca proceeding medicine [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah 4 hari ini sinyal gprs telkomsel hilang. Berarti tidak ada aktifitas online selama itu. Salah satu aktifitas yang saya lakukan adalah baca-baca ebook yang ada di laptop. Selain tentunya buku-buku cetak yang belum terbaca. Untuk buku cetak pilihan saya jatuh pada buku Laskar Pelangi yang baru saja difilmkan. Sedangkan ebook saya baca proceeding medicine 2.0 yang baru saja diselenggarakan.</p>
<p>Ebook yang saya baca dan menarik sekali bagi saya adalah proceeding medicine 2.0 yang saya dapat berdasarkan informasi dari Dani Iswara. Walapun sebagian besar hanya berisi abstrak-abstrak saja. Namun tema dan sub tema di dalamnya mewakili apa yang menjadi angan angan saya selama ini. Utamanya tentang dunia kesehatan. Termasuk di dalamnya dunia dokter.</p>
<p>Pada dasarnya medicine 2.0 ingin mengadopsi era web 2.0 sebagai tulang punggung layanan dibidangnya. Kongkritnya dalam bentuk jejaring sosial. Itu yang ingin diwujudkan. Dari laporan-laporan memang sudah ada bentuk-bentuk awal dari wujud medicine 2.0. Namun gerakan secara menyeluruh belum terasa gaungnya.</p>
<p>Bentukan lain yang ingin diadopsi adalah ingin mengambil manfaat dari hadirnya google health. Ini penting dengan semakin menglobalnya aktifitas orang perorang. Sehingga catatan medis bisa diakses darimana saja, selama terhubung kejaringan global tentunya. Jadi tidak perlu lagi bagi pelayan kesehatan membuat catatan medis dari awal. Tinggal download dan pastinya efisiensi serta efektifitas layanan tercapai.</p>
<p>Internet adalah ranah publik. Sedangkan catatan medis adalah domain pribadi pasien. Akankah ada jaminan (jika pola-pola seperti google health diterapkan) kerahasiannya?</p>
<p>Bagi pelaku pelayanan kesehatan sebaiknya membaca proceeding tersebut. </p>
<p>Bacaan berikutnya adalah buku Laskar Pelangi. Pelan-pelan saya membacanya. Karena dari awal ada kemiripan cerita dengan masa kecil saya. Hidup masa kecil di desa yang benar-benar masih alami. Prototipe desa jaman dulu. Dimana adat dan kearifan alam benar-benar terjaga. Mulai dari sekolah yang hampir roboh sampai tugas-tugas piket menyapu kelas dan menyiram bunga.</p>
<p>Cerita belanjut ke tepi pantai. Membuat saya teringat masa-masa berenang di laut, diantara kapal-kapal penangkap ikan nelayan. Kejar kejaran sambil menyelam, main sepak bola air, kuda-kudaan di laut dan semua hal yang saya yakin saat ini susah untuk mendapatkan momen itu. Semua sudah tergantikan oleh virtualisasi, semacam second life mungkin.</p>
<p>Ingin rasanya kembali ke masa kecil. Atau datang ketempat semacam itu dan melihat anak-anak saya didalamnya. Ada nilai moral yanfg diajarkan, untuk selalu toleransi sampai kejujuran. Laskar Pelangi telah membuka lagi tabir kenangan masa kecil itu.</p>
<p>Ada ambigu dalam hati saya saat menuliskan catatan ini. Keinginan untuk mengenalkan anak-anak saya kelak dengan kehidupan Laskar Pelangi dihadapkan pada kenyataan kehidupan virtual yang saat ini kita jalani semacam medicine 2.0 dan second life.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.basoro.com/laskar-pelangi-medicine-20-dan-second-life.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
