Menyoal postingan terdahulu tentang wabah Facebook yang melanda. Hari ini saya merasakan benar-benar manfaatnya. Betapa tidak, salah satu Dosen saya, guru terbaik, menghubungi via Facebook. Ada rasa bangga memang. Betapa tidak, beliau yang selama ini ingin segera saya temui sepulang PTT ternyata lebih cepat menghubungi. Walaupun lewat media maya. Ya.. lewat jejaring sosial Facebook.

Beliau bukan sekedar dosen, yang seharusnya sekedar memberikan ilmu. Namun beliau juga mengajari saya “bagaimana seharusnya”.
- Bagaimana seharusnya jadi Dokter.
- Bagaimana seharusnya jadi manusia.
- Bagaimana seharusnya disiplin.
- Bagaimana seharusnya bertanggung jawab.
- Bagaimana seharusnya………

Hari ini beliau menyapa saya di kotak pesan Facebook. Dengan sapaan sederhana. Tapi cukup membuat saya untuk tertegun sesaat. Ternyata Facebook telah mempertemukan saya dengan Dosen sekaligus Guru kehidupan bagi saya.

Nb. Semasa kuliah, beliau dosen yang paling saya takuti.. hehehheheheh…