Penyembuhan pasien stroke dengan gigi
Kematian akibat stroke. Berita yang sering kita dengar sebagai penyebab kematian yang manakutkan. Mati dengan tanpa meninggalkan senyum bagi si empunya maupun yang orang terkasih yang ditinggalkan. Belum lagi diperparah dengan penderitaan sebelum datangnya kematian. Mulai dari hilangnya sensasi rasa, susah bergerak, sampai kesulitan bicara. Tergantung didaerah otak bagian mana yang mengalami kerusakan.
Stroke sendiri merupakan kerusakan pada otak yang sangat cepat. Disebabkan karena kekurangan suplai darah ke otak. Kekurangan suplai ini bisa disebabkan thrombosis, embolism atau penyebab lainnya. Namun yang jelas pada akhirnya akan terjadi kerusakan permanen pada sistem saraf. Keadaan inilah yang mendasari stroke dimasukkan sebagai kegawatdaruratan kedokteran. Karena setelah terjadi kerusakan pada sistem
akan dilanjutkan dengan berbagai komplikasi dan diakhiri dengan kematian.
Namun para ahli tidak berpangku tangan dengan keadaan seperti ini. Jadi tidak aneh juga kalau para peneliti di Universitas Edelaid Australia meneliti bagaimana caranya memperbaiki kerusakan pada jaringan saraf tersebut.
Tanggal 16 September 2008, tim peneliti Universitas Adelaide mengumumkan hasil penelitiannya tahun ini tentang memperbaiki kerusakan jaringan saraf pada otak akibat stroke. Penelitian tersebut menyebutkan bahwa perbaikan pada otak yang rusak bisa dilakukan dengan menggunakan steem cells pada gigi dewasa.
Alasan digunakannya steem cells gigi untuk memperbaiki kerusakan pada otak dikarenakan mudah didapat pada pasien yang sedang dirawat. Dan yang terpenting adalah steem cells gigi dewasa mempunyai kesamaan dengan pembemtuk sel-sel otak dan jaringan cranial.
Jadi, bagi pasien stroke dengan kerusakan pada jaringan otak masih ada kesempatan untuk menyambung hidup dengan menggunakan hasil extrak gigi dewasa berupa steem cells. Namun bagaimana dengan rekan-rekan sejawat dokter gigi, masihkan bergelut dengan cabut dan tambal? Sedangkan keilmuan bidang kedokteran gigi masih luas untuk dipelajari.